Jakarta,   Juli 2019
Prolog

 

Assalâmu’alaikum warahmatullâhi wabarakâtuhu

Sesungguhnya segala bentuk pujian hanya pantas kami sandarkan kepada Allâh Subhânahu wa Ta‘âla, dan kepada-Nya kami memuja, berserah diri, serta memohon ampunan. Kami juga berlindung kepada Allâh dari buruknya tipu-daya nafsu, dan dari segala bentuk amalan yang menyimpang. Sebab, siapa yang telah Allâh beri petunjuk, maka tidak satu pun makhluk yang sanggup menyesatkannya. Sebaliknya, siapa yang sudah Allâh tetapkan sebagai manusia tersesat, maka tidak satu makhluk pun sanggup memberinya petunjuk (hidayah). Kami bersaksi, bahwa tiada Ilah selain Allâh, hanya Dia Yang Mahaahad, tiada sekutu bagi-Nya. Dan, kami juga bersaksi, bahwa Nabi Muhammad merupakan hamba yang sekaligus utusan-Nya.

Ungkapan syukur tak lupa kami panjatkan ke hadirat Allâh Subhânahu wa Ta’âla, Rabb Yang Maha Menyayangi hamba, yang telah memberikan berkah dan kasih sayang-Nya. Shalawat beserta salam semoga senantiasa tercurah atas junjungan alam, Nabi akhir zaman, Muhammad Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, dan semoga kita semua mendapatkan syafa’at beliau di hari Pembalasan kelak, âmîn.

 

سُبْحَانَكَ لاَ عِلْمَ لَنَا إِلاَّ مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيْمُ الْحَكِيْمُ

Glory to Thee, of knowledge we have none, save what Thou hast taught us, in truth it is Thou Who art perfect in knowledge, and wisdom.

Al-Baqarah [2] ayat 32

 

Ananda Islamic School didirikan dengan tujuan mendidik siswa-siswi-sekaligus pengajar-berkembang, dan memberikan lingkungan serta pengalaman belajar-mengajar terbaik bagi setiap siswa dan guru yang melakukan proses belajar-mengajar.

Semua itu diawali dengan pemilihan tenaga pengajar yang kompeten dan berdedikasi tinggi, juga jujur serta tulus, guna membimbing siswa-siswi berkembang secara optimal.

Pengalaman belajar-mengajar yang sudah dan akan diselenggarakan di Ananda Islamic School adalah format mengembangkan pengalaman, serta segala bentuk aktivitas yang bermakna bagi kehidupan mendatang. Melalui kegiatan belajar-mengajar yang menyenangkan. Siswa-siswi dan pendidik diajarkan tentang bagaimana menjadi individu yang bertanggung jawab, sekaligus peduli terhadap lingkungan.

Dengan demikian, diharapkan siswa-siswi di Ananda Islamic School memiliki dasar yang kuat untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Dengan dasar bimbingan pendidikan agama yang mumpuni, serta pembentukan karakter positif yang diajarkan di Ananda Islamic School, diharapkan siswa-siswi dapat terbentuk menjadi karakter pembelajar sepanjang usia, dan memiliki kemampuan untuk berkompetisi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Kesadaran awal atas pentingnya pendidikan di “usia emas” (the Golden Age) seorang anak untuk bisa mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki di dalam dirinya sudah disadari oleh orang tua masa kini. Pendidikan pra-sekolah merupakan pondasi bagi perkembangan kualitas individu, baik dari segi kognitif, sikap, dan juga keterampilan. Ananda Islamic School sadar, bahwa investasi terpenting yang orang tua harus lakukan adalah pendidikan anak-anak mereka. Dan, sebagai konsekuensi logisnya, maka orang tua sangat menginginkan pendidikan berkualitas bagi putra-putri tercinta sejak usia dini.

Ananda Islamic School, sebagai sekolah Islam nasional plus pertama di wilayah Jakarta Barat, sangat memahami akan tantangan tersebut.

Untuk itu, Ananda Islamic School siap menyelenggarakan pendidikan terbaik melalui cara meningkatkan kemampuan guru, dan terus meningkatkan aspek komunikasi akhlak islami di lingkungan sekolah. Kesadaran pun muncul atas berkembangnya situasi tersebut, dimana generasi mendatang bakal menghadapi era yang di dalamnya orang tua sejak saat ini sudah dituntut untuk berpikir bagaimana memersiapkan anak-anak mereka agar kelak mampu menghadapi masa depan sesuai harapan.

Keinginan orang tua adalah, anak mereka tumbuh menjadi individu yang cerdas, terampil, dan sukses dalam menjalani hidup, dunia-akhirat.

Dan, di era tehnologi seperti sekarang ini penting bagi siswa-siswi untuk memiliki kemampuan literasi dalam hal tehnologi, sehingga mereka dapat menjadikan tehnologi sebagai sarana belajar, serta komunikasi ke arah yang lebih positif.

Demi mencapai tujuan pendidikan terbaik bagi siswa-siswi di Ananda Islamic School, sekolah sangat membuka komunikasi dengan pihak orang tua dan masyarakat luas, sehingga terjadi kemitraan yang positif dalam membantu proses belajar-mengajar. Guru dan orang tua merupakan rule-model bagi siswa-siswi untuk belajar menjadi individu yang kreatif, dan dapat berpikir out of the box (tidak cupik).

Selain itu, guna membimbing siswa-siswi agar memiliki sikap (perilaku) dan kecakapan hidup yang sesuai, sebagaimana dibutuhkan untuk masa depan, pihak sekolah telah menetapkan harapan tertinggi terhadap pencapaian hasil belajar-mengajar, baik dari bidang akademik maupun pembentukan karakter (akhlak) mereka. Semua usaha telah, dan akan selalu pihak sekolah lakukan untuk membuat siswa-siswi mampu melakukan yang terbaik dari proses belajar mereka.

Masa depan umat ini berada di tangan putra-putri kita, yang untuk itu mari sama-sama kita bangun kemitraan guna memberikan yang terbaik bagi pendidikan mereka. Bersama kita bisa.

Kritik dan masukan yang membangun sangat kami butuhkan. Apabila ada yang ingin disampaikan terkait proses pendidikan putra-putri kita, dapat disampaikan di akun berikut ini.

Demikian, terima kasih.

 

Wassalâmu’alaikum warahmatullâhi wabarakâtuhu.

 

Regards,

 

 

Manajemen

——————————————————————————————————————————————————–

Tagline,

Ananda Islamic School, berwawasan global, berakhlak karimah,

jujur, tulus, menguasai IMTAQ dan IPTEK.

 

“Seorang guru harus mengatakan,

bahwa tujuan pendidikan adalah dekat kepada Allâh Subhânahu wa Ta’âla,

bukan kekuasaan, atau kekayaan.”

 

Sejarah Singkat Ananda Islamic School

Didirikan pada tahun 2006 di bilangan Kalideres, Ananda Islamic School merupakan sekolah Islam Nasional Plus pertama yang berada di wilayah Jakarta Barat. Dilatarbelakangi oleh semakin sulitnya menemukan sekolah Nasional Plus

yang berbasis pada nilai-nilai Islam, terutama di wilayah Jakarta Barat, Ananda Islamic School menjadi pilot-project bagi para orang tua Muslim yang ingin menyekolahkan putra-putri mereka dengan kualitas terbaik, tanpa mengabaikan nilai-nilai ajaran Islam demi keberlangsungan masa depan anak-anak Muslim yang lebih cemerlang.

 

Visi

Terwujudnya generasi Muslim yang cerdas dan berkarakter islami, berkepribadian mulia, berjiwa demokratis, mandiri, percaya diri, serta mengembangkan potensi anak sejak usia dini.

Misi

Berdasarkan pada Visi, Ananda Islamic School akan,

  • Mendidik anak-anak tentang aturan dan nilai-nilai Islam, serta mengajarkan mereka membaca, menulis, serta memahami ayat-ayat suci Al-Qur’an.
  • Memelihara dan menanamkan nilai Islam kepada generasi M
  • Meningkatkan keunggulan standar akademik dan menjadi sekolah Islam terbaik di
  • Menyediakan sebuah sarana keefektifan dan keefisienan bagi siswa-siswi, serta memererat hubungan antar orang tua (komunitas).
  • Menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, inovatif, dan sekaligus

 

Profil Pembelajaran Yang Diharapkan

“Memiliki otak yang cerdas tidaklah cukup;

yang paling penting adalah

bagaimana menggunakannya dengan baik.”

Nilai-nilai karakter esensial (core essential character values) yang ada pada diri Nabi Muhammad Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam sebagai pendidik, sekaligus suri tauladan bagi kita semua sangat dikenal melalui empat tampilan akhlak beliau, yang biasa kita kenal dengan shiddiq, amanah, fathanah, dan tabligh. Nilai-nilai karakter dimaksud sebagai pilar utama yang mesti dibagun, dan ditegakkan. Mengapa? Karena, ibarat membangun gedung, menanamkan pondasi dan menegakkan pilar utamanya adalah kegiatan awal yang harus segera dilakukan demi tegaknya bangunan secara keseluruhan (utuh).

Berangkat dari meneladani akhlak Nabi Muhammad Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, maka Ananda Islamic School akan menerapkan,

  1. Sikap shiddiq
  • Memelihara pikiran positif tentang diri sendiri, dan orang lain.
  • Gemar mengerjakan shalat wajib, dan sunnah.
  • Belajar dengan aktif, bersemangat, dan menegakkan disiplin.
  • Hormat dan bersikap baik kepada sesama.
  1. Sikap amanah
  • Bertanggung jawab.
  • Bersedia, dan berani memimpin.
  • Pandai memanfaatkan waktu.
  • Berani mengambil risiko.
  1. Sikap fathanah
  • Menghargai diri sendiri dengan kemampuan yang dimiliki.
  • Bersikap rendah hati dan santun.
  • Dapat mengaplikasikan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
  • Gemar bereksplorasi, dan berusaha untuk mengembangkan pengetahuan baru.
  1. Sikap tabligh
  • Kreatif dalam berpresentasi dengan berbagai media.
  • Berkomunikasi dengan baik kepada semua orang yang berbeda usia.
  • Senang belajar bahasa, dan budaya lain.
  • Menjadi pendengar yang baik.

 

Dengan itu, diharapkan Ananda Islamic School sanggup membentuk sosok (profil) siswa-siswi yang,

  • Self confidence (percaya diri). Siswa-siswi mampu mengekspresikan kemampuan yang dimilikinya dengan baik.
  • Collaborative worker (bekerjasama dengan baik). Siswa-siswi dapat mendemonstrasikan karakter jujur, tulus, adil, berjiwa kepemimpinan, tanpa membedakan teman–teman, dan mengedepankan kerja sama tim yang baik.
  • Critical thinkers (kritis). Siswa-siswi dapat menunjukkan pemahaman materi yang lebih dalam dan kritis dalam menanggapi materi pembelajaran, juga mampu mengobservasi serta mengevaluasi hal yang telah dipelajari untuk memerkaya pengalaman yang akan dicapai.
  • Principled (memiliki prinsip). Siswa-siswi dapat menunjukkan sikap jujur, tulus, dan adil dalam berperilaku terhadap sesama. Mampu mengesampingkan kepentingan individu demi kepentingan bersama, dan bertanggung jawab pada tindakan yang dilakukan.
  • Risk takers(berani mengambil keputusan). Siswa-siswi dapat menunjukkan sikap berani dalam mengambil keputusan, dan bertanggung jawab atas apa yang dilakukan, serta memiliki semangat tinggi untuk mengembangkan ide baru dalam memahami ilmu pengetahuan.
  • Effective communicator (berkomunikasi dengan baik). Siswa-siswi mampu mengekspresikan dan menyampaikan informasi, baik secara tertulis maupun lisan, serta berperan aktif dalam menjalin komunikasi secara percaya diri, kritis, dan kreatif. Juga mampu berkomunikasi menggunakan beberapa bahasa dengan baik dan benar.
  • Open minded (mampu menerima perbedaan). Siswa-siswi mampu terbuka menerima perbedaan yang ada, dan mengerti sejarah kebudayaan serta mengambil nilai-nilai positif dari tradisi kelompok atau individu tertentu, dan selalu terbuka untuk senantiasa belajar atas hal–hal terkini yang positif.
  • Balance (seimbang). Siswa-siswi mampu menunjukkan sikap seimbang antara intelektual, physical (fisik), dan emosional dalam mengekspresikan perasaan serta pemahamannya terhadap keberadaan sesama di sekitarnya.
  • Caring (peduli). Siswa-siswi mampu menunjukkan sikap empati terhadap keberadaan sesama di sekitarnya, serta senang memberikan pertolongan bagi orang yang membutuhkan tanpa rasa pamrih. Mudah memaafkan,dan menjadi hamba yang pandai bersyukur. Sehingga mampu membentuk lingkungan yang positif, dan saling memahami.
  • Trustworthiness (pantas dipercaya). Siswa-siswi bersikap jujur, setia, dan tekun.
  • Respect (hormat). Menghargai siapa saja, tanpa melihat latar belakang, bertoleransi, menerima perbedaan dan berlaku santun.
  • Responsibility (bertanggung jawab). Bisa mendahulukan apa saja yang utama. Membuat rencana agar bisa melakukan yang terbaik, tekun, dan disiplin.
  • Fairness (bersikap adil). Sanggup mengikuti aturan, berbagi dengan sesama, dan bersimpati kepada orang lain.
  • Citizenship (keterlibatan dalam komunitas). Berkontribusi dalam komunitas, agar lebih baik. Bisa mencerna,dan mengelola informasi yang masuk dengan bijak.

Kehadiran Siswa-siswi

Kerja sama orang tua dan sekolah sangat dibutuhkan untuk memastikan kehadiran siswa-siswi ke sekolah. Daftar hadir siswa-siswi akan diisi setiap pagi, sebelum kegiatan belajar-mengajar dimulai. Jika putra-putri Anda berhalangan hadir ke sekolah, harap mengirimkan berita kepada pihak sekolah melalui walikelas. Atau, dapat menghubungi bagian administrasi sekolah di nomer 021–54391187 dengan menyebutkan nama siswa-siswi, kelas, dan alasan ketidakhadiran. Untuk alasan keselamatan, maka pihak sekolah akan mengirimkan konfirmasi melalui nomer handphone atau nomer telfon rumah. Jika ada perubahan nomer handphone, atau nomer telfon rumah, harap pihak sekolah diberikan informasi mengenai perubahan dimaksud.

Kurikulum TK

Kurikulum yang digunakan oleh Ananda Islamic School adalah kurikulum nasional yang diperkaya dengan kurikulum dari luar. Adapun model pembelajaran yang dirancang pada tingkat pendidikan TK Ananda Islamic School adalah model yang dikembangkan Creative Curiculum dengan mengelola kegiatan pembelajaran yang seimbang antara bimbingan Guru dengan inisiatif anank. Pembelajaran menekankan pada dukungan pengembangan minat, potensi dan kekuatan anak.

Anak diberi kesempatan untuk memulai dari pengembangan ide hingga tuntas menyelesaikan hasil karyanya “start and finish”.

Dukungan Guru sebagai fasilitas anak mengembangkan kecakapan berfikir aktif dan anak diberi keleluasan untuk melakukan eksplorasi untuk memahami dunia sekelilingnya. Sentra yang dikembangkan tidak berbeda dengan system area.

Dimana dalam sisitem area semua anak bebas bergerak di semua area, sedangkan di sistem sentra anak bebas bergerak dalam bermain dalam satu sentra sesuai dengan waktu belajar yang sudah ditentukan.

Setiap Sentra mendukung perkembangan anak dalam tiga jenis bermain yaitu bermain sensorimotor atau fungsional, bermain peran dan bermain kontruksi (membangun pemikiran anak) di Sentra Balok.

Kurikulum SD

Pendekatan pembelajaran yang diterapkan adalah metode inkuiri, yaitu pengalaman belajar yang dapat mendorong rasa ingin tahu siswa-siswi, serta melatih keterampilan penelitian sederhana. Sehingga diharapkan siswa-siswi dapat menemukan dan mengembangkan pengetahuan secara mandiri. Di samping itu, melalui pembelajaran berbasis inkuiri ini peserta didik juga dilatih untuk mengembangkan sikap positif dalam belajar, serta mengembangkan karakternya.

Dengan demikian, diharapkan siswa-siswi tidak hanya menguasai pengetahuan yang bersifat umum, namun juga memiliki keterampilan dan karakter yang diperlukan untuk keberlangsungan hidup mereka kelak.

Tujuan Pendidikan TK-SD

“Tujuan besar dari pendidikan bukan pengetahuan, melainkan tindakan (aplikasi).”

Tujuan dari TK hingga SD Islam Ananda Islamic School adalah untuk,

  • Mengembangkan sikap menghargai pada proses belajar, dan menghargai pencapaian yang diraih.
  • Menanamkan pengetahuan dasar dan keterampilan yang kuat, termasuk pemanfaatan tehnologi sebagai bekal bagi siswa-siswi untuk menyelesaikan masalah yang harus mereka hadapi dalam proses belajar selanjutnya.
  • Membimbing siswa-siswi untuk memiliki pengetahuan yang luas, berkarakter positif, serta memiliki jasmani yang sehat.
  • Mengembangkan sikap toleransi dan menghargai terhadap sesama, agar siswa-siswi dapat menjadi warga negara yang baik, serta dapat menciptakan perdamaian di antara sesama.
  • Membentuk generasi Muslim yang berakhlak mulia.

Keyakinan Kita

Kayakinan  Ananda Islamic School bahwa,

  • Siswa-siswi, staf, dan orang tua membutuhkan perhatian, dukungan, serta lingkungan belajar yang kondusif, dimana semua kita merasa diterima dengan baik.
  • Pembelajaran dapat mencapai hasil yang optimal jika terjalin kerja sama dan komunikasi yang baik antara pihak sekolah dengan orang tua.
  • Untuk mencapai perkembangan siswa-siswi yang optimal, maka siswa-siswi perlu mendapat pengalaman suskes, dan juga tantangan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Kebutuhan setiap individu akan menjadi perhatian pihak sekolah untuk diterima, dan diakomodir.
  • Siswa-siswi butuh informasi yang jelas mengenai harapan dari sekolah dan orang tua terhadap perkembangan mereka dalam proses belajar-mengajar. Hal ini untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab mereka terhadap proses belajar yang dilakukan.
  • Strategi pembelajaran yang variatif serta pemanfaatan sumber dan bahan belajar akan diterapkan untuk mengakomodasi gaya belajar yang berbeda bagi siswa-siswi Ananda Islamic School, di samping juga untuk mengembangkan kemampuan sosial dan emosional siswa-siswi.
  • Belajar adalah proses yang tidak pernah selesai terjadi sepanjang hidup, yang menyebabkan pertumbuhan dan perubahan dari setiap orang.

Kebijakan Lain

Siswa-siswi yang menggunakan kendaraan ke sekolah, seperti sepeda atau yang lainnya, maka kendaraan tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing. Sekolah tidak bertanggung jawab jika terjadi kehilangan atau kerusakan di wilayah sekolah. Setiap kendaraan yang dibawa mesti dilengkapi dengan kunci pengaman ganda. Siswa-siswi dilarang untuk membawa skateboard atau scooter ke sekolah.

Untuk perayaan ulang tahun yang merupakan momentum penting dan berharga bagi setiap individu, jika siswa-siswi akan merayakan ulang tahun di sekolah, maka yang diperbolehkan hanyalah membawa kue (makanan) sederhana, dan tidak diperkenankan mengadakan “pesta” di sekolah.

Laporan Perkembangan Siswa-siswi

Laporan hasil belajar siswa-siswi akan diberikan dalam dua bentuk, yaitu Mid Smester Conferences (MSC) dan raport nilai. Berikut adalah jadwal pemberian laporan hasil belajar siswa-siswi,

  • Oktober, Mid Semester Conferences (MSC) term one (1), orang tua diharapkan kehadirannya.
  • Desember, buku raport nilai akan diberikan kepada orang tua pada semester ganjil.
  • Maret, Mid Semester Conferences (MSC) term three (3), orang tua diharapkan kehadirannya.
  • Juni, buku raport nilai akan diberikan kepada orang tua pada semester genap.

Informasi mengenai proses dan perkembangan belajar siswa-siswi juga akan disampaikan pihak sekolah sepanjang tahun ajaran melalui,

  1. Rapat bersama orang tua yang melibatkan School Board.
  2. Communication Book.
  3. Buletin sekolah (news letter).
  4. Surat mengenai kegiatan.
  5. Komunikasi melalui telep

 

Sistem Penilaian

Adalah sebuah proses untuk mengumpulkan bukti-bukti mengenai pencapaian dan kinerja siswa-siswi dalam proses belajar. Di Ananda Islamic School, tehnik dan strategi yang digunakan dalam menilai pencapaian dan kinerja siswa-siswi lebih beragam. Beberapa tehnik penilaian yang digunakan di antaranya adalah, dengan wawancara, pengamatan, praktik langsung, tes lisan maupun tertulis, bahkan juga digunakan tehnik penilaian diri sendiri oleh siswa-siswi (self assessment). Hasil dari kegiatan proses penilaian dapat disampaikan dalam bentuk pameran hasil kerja siswa-siswi, penampilan, display (tampilan) hasil karya siswa-siswi, portofolio, digital portofolio, dan lainnya.

Kebijakan Seragam Ananda Islamic School

Siswa-siswi lama Ananda Islamic School menggunakan seragam yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah dan sesuai dengan jadwal yang berjalan selama ini. Sedangkan bagi siswa-siswi baru menyesuaikan dengan apa yang sudah diumumkan sebelum tahun ajaran dimulai.

Seragam olah raga dipakai sesuai jadwal, dan siswa-siswi tetap membawa seragam sesuai jadwal untuk dipakai setelah kegiatan dimaksud. Siswa-siswi diharapkan memakai ikat pinggang. Sepatu yang digunakan siswa-siswi berwarna hitam dengan kaos kaki putih polos. Bagi siswa putra diharapkan untuk berambut rapi, tidak melebihi kerah baju.

Jika siswa-siswi hadir ke sekolah dengan pakaian bebas, maka diharapkan menggunakan pakaian yang sopan.

Jika siswa-siswi hadir ke sekolah tidak menggunakan seragam yang ditetapkan, maka mereka  akan mendapat teguran dari guru kelas atau guru piket akan menulis laporan kepada orang tua melalui Communication Book. Jika hal tersebut dilakukan berulang (sampai 3 kali), maka pihak sekolah akan mengundang orang tua untuk hadir membahas masalah ini.

Membimbing Pembentukan Perilaku Positif

“Bersikap adillah terhadap anak-anak kalian dalam pemberian, sebagaimana kalian ingin anak-anak kalian bersikap adil dalam berbakti dan bersikap lembut.”

Di TK dan SD Ananda Islamic School siswa-siswi didorong serta dibimbing untuk melakukan hal-hal positif, dan mampu menunjukan sikap positif. Jika ada siswa-siswi yang melakukan kekeliruan, maka guru akan segera menegur, dan memberikan bimbingan, agar siswa-siswi mengetahui kekeliruan yang sudah dilakukan, lalu mau segera memerbaikinya.

Ananda Islamic School mengembangkan nilai-nilai bersama yang diyakini lembaga untuk diterapkan dan dicapai. Namun demikian, sikap dari nilai-nilai tersebut terus dikembangkan dan dievaluasi untuk mengetahui sejauhmana penanaman nilai dimaksud berdampak pada kepribadian siswa-siswi. Adapun nilai-nilai tersebut adalah,

  • Menghargai diri sendiri.
  • Menghargai orang lain.
  • Menghargai lingkungan.

Target Umum Capaian Ananda Islamic School

Di Ananda Islamic School, siswa-siswi, staf dan pengajar diminta untuk,

  • Datang tepat waktu.
  • Menyelesaikan setiap tugas yang diberikan.
  • Berjalan (tidak berlari) apabila berada di ruangan atau koridor.
  • Berbicara dengan sopan, dan menggunakan suara yang wajar.
  • Menghargai setiap peraturan yang berlaku di sekolah.
  • Berpakaian sopan dan rapi.
  • Berlaku santun.
  • Belajar, dan bekerja dengan sebaik-baiknya.
  • Tiba di sekolah tepat waktu, 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai.
  • Mandiri
  • Menjadi pendengar yang baik terhadap orang lain.
  • Ikut merawat dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

 

Penegakan Disiplin

Sistem yang diterapkan untuk mengembangkan disiplin siswa-siswi, satu di antaranya adalah dengan melaksanakan rapat kelas secara regular yaitu pada hari yang sudah disepakati bersama untuk membahas hal-hal penting terkait dengan kedisiplinan siswa-siswi. Selain itu, menjadi tugas dan tanggung jawab guru untuk membimbing sikap perilaku siswa-siswi selama dalam kegiatan pembelajaran maupun di luar kelas. Bagi siswa-siswi yang melanggar disiplin, maka mereka akan mendapatkan konsekuensi yang telah ditetapkan.

Level konsekuensi yang diberikan,

Buku disiplin siswa-siswi akan diisi dengan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan siswa-siswi mulai dari pelanggaran level 1, 2, dan 3. Hal ini untuk memastikan, bahwa setiap perilaku siswa-siswi terpantau.

 

Pelanggaran

Level 1, merupakan katagori ringan yang akan ditangani dan dicatat oleh guru kelas sebagai bagian dari program pengembangan karakter di kelas. Pelanggaran dimaksud seperti, keterlambatan hadir, tidak mengikuti instruksi yang diberikan, melanggar aturan bermain di luar kelas, pelanggaran terhadap kesepakatan kelas yang ada, berkelahi, dan masalah seragam.

 

Level 2, yaitu pelanggaran yang lebih serius, maka siswa-siswi akan diberikan konsekuensi tidak dapat waktu istirahat melainkan menghadap guru kelas untuk membahas mengenai sikapnya, waktu ini disebut dengan Think Tank Time, dan siswa-siswi akan diminta untuk menuliskan rencana memerbaiki sikapnya ke depan di dalam lembaran yang sudah tersedia. Lembar tersebut dinamai dengan kontrak perilaku yang ditandatangani oleh siswa-siswi, guru kelas, dan orang tua, serta dikembalikan ke sekolah keesokan harinya. Hal-hal yang termasuk pelanggaran level ke-2 di antaranya mencontek, berbohong, melakukan kekerasan fisik kepada yang lain, dan atau melecehkan orang lain.

 

Level 3, yang termasuk katagori serius, dan akan langsung ditangani oleh Kepala Sekolah. Yang termasuk pelanggaran level 3 adalah mencuri, berkelahi sampai ada yang cidera, melakukan tindak kekerasan fisik, kepemilikian senjata yang berbahaya, mengintimidasi orang lain, pelecehan yang terkait dengan SARA, membolos, masalah penyimpangan seksual, merusak properti sekolah, merusak nama baik sekolah. Untuk kejadian-kejadian tersebut orang tua akan diminta menghadap Kepala Sekolah untuk membicarakan mengenai upaya memerbaiki sikap siswa-siswi. Selanjutnya, siswa-siswi akan menerima kontrak perilaku untuk dipantau, sampai siswa-siswi betul-betul menunjukkan sikap yang sesuai dengan perilaku positif.

Selain itu, sekolah juga akan mengupayakan melaksanakan program-program lain yang dapat melatih dan mengembangkan kedisiplinan siswa-siswi, seperti memberikan penghargaan kepada siswa-siswi yang telah menunjukan sikap perilaku yang baik selama berada di sekolah. Dukungan orang tua amatlah penting untuk memastikan apa yang telah dilaksanakan di sekolah dapat pula dipantau di rumah.

Field Trips (Outing)

Studi wisata, field trips (outing) merupakan kegiatan penting yang menjadi bagian dari proses belajar siswa-siswi. Karena, melalui field trips (outing) ini merupakan kegiatan yang dapat memperkaya pengetahuan siswa-siswi terkait dengan materi yang sedang dipelajari. Sekolah akan mengirimkan surat kepada orang tua sebagai pemberitahuan kegiatan field trip yang akan dilaksanakan. Di samping itu, orang tua diminta untuk mengisi surat pernyataan mengizinkan atau tidak putra-putrinya mengikuti kegiatan tersebut dan menyerahkannya ke sekolah. Sekolah, dalam hal ini melalui para kepala sekolah terkait, sudah harus membicarakan (menyusun) anggaran yang dibutuhkan saat awal tahun ajaran, dan sekolah tidak akan memungut biaya tambahan atas aktivitas dimaksud [kecuali disepakati oleh para pihak].

Pelayanan Kesehatan

Pertolongan pertama pada kecelakaan tersedia di sekolah untuk digunakan bagi siswa-siswi yang mengalami luka saat melakukan aktivitas di sekolah. Jika siswa-siswi hanya mengalami luka ringan, maka akan segera ditangani sekolah, dan sekolah tidak perlu menghubungi orang tua. Jika siswa-siswi mengalami luka atau sakit yang lebih serius, maka sekolah akan segera menghubungi orang tua untuk memastikan penanganan terhadap siswa-siswi selanjutnya [jika siswa-siswi perlu dibawa ke rumah sakit]. Untuk itu, penting sekali orang tua selalu meng-update nomer telepon rumah atau handphone kepada pihak sekolah.

Jika siswa-siswi perlu membawa obat pribadi ke sekolah, hal tersebut merupakan tanggung jawab orang tua, atau pengasuhnya. Hal ini juga perlu dikomunikasikan kepada guru kelas terkait jika nantinya siswa-siswi memerlukan bantuan dari pihak guru untuk mengurus konsumsi obat dimaksud. Selain itu, orang tua juga perlu mengisi lembar isian untuk memberitahukan kepada pihak sekolah mengenai dosis pemakaian serta efek samping dari obat dimaksud, dan surat ini akan ditandatangai kepala sekolah, lalu diserahkan kepada guru kelas. Sebaiknya orang tua juga perlu mendiskusikan hal ini lebih lanjut dengan guru kelas anaknya.

Siswa-siswi yang sakit serius, dan tidak dapat mengikuti kegiatan di dalam kelas maupun luar ruangan, maka siswa-siswi tersebut akan diminta untuk istirahat di ruang UKS yang tersedia, sampai mereka dijemput oleh keluarganya. Sekolah memiliki jaringan (hubungan) dengan beberapa rumah sakit terdekat untuk mengantisipasi kecelakaan atau kejadian emergensi lain ketika mereka berada di sekolah. Jika siswa-siswi diindikasi mengidap penyakit menular seperti cacar air, sakit mata, dan lainnya, maka pihak sekolah akan meminta mereka untuk istirahat di rumah, sampai dipastikan mereka sudah sembuh dari penyakitnya. Jika ada hal penting terkait dengan kesehatan siswa-siswi, orang tua dapat menghubungi telepon sekolah di nomer 021–54391187.

Kebijakan Pekerjaan Rumah (PR)

Makan Siang

Siswa-siswi disarankan untuk menyiapkan makan siang, juga makanan ringan lainnya, untuk refreshment. Tentu saja makanan yang disediakan memenuhi standar dan syarat makanan yang sehat (nutrisi berimbang). Jika orang tua tidak dapat menyediakan makan bagi putra-putrinya, pihak sekolah juga menyediakan kantin yang sehat bagi siswa-siswi. Siswa-siswi sangat disarankan membawa persediaan air putih untuk diminum saat melaksanakan kegiatan di sekolah.

Bantuan (Keterlibatan Orang Tua)

“Untuk menuntaskan rencana besar

kita tidak boleh hanya berbuat,

akan tetapi juga harus memimpikan;

tidak hanya merencanakan, akan tetapi juga meyakini.”

 

Keterlibatan dan dukungan orang tua sangatlah penting dalam mencapai keberhasilan program pendidikan siswa-siswi Ananda Islamic School. Orang tua dapat terlibat dalam program-program yang telah dijadwalkan oleh pihak manajemen, seperti untuk kegiatan guest speaker, dukungan terhadap program membaca, peringatan hari besar, pelaksanaan penelitian sains, dan lainnya. Sekolah yakin, dengan keterlibatan orang tua akan menambah kualitas program sekolah. Di samping itu, dengan partisipasi aktif orang tua, maka sekolah Ananda Islamic School dapat dikatagorikan sebagai sebuah komunitas pembelajar yang holistik.

Barang Pribadi Di Sekolah

Siswa-siswi diminta untuk memelihara dan menjaga barang-barang pribadi yang dibawa ke sekolah. Karena, sekolah tidak bertanggung jawab terhadap kerusakan atau kehilangan yang terjadi. Diharapkan setiap barang pribadi, seperti tempat makan, alat-alat tulis, perlengkapan lain untuk di luar kelas, diberi label dengan spidol permanent, atau stiker. Untuk pakaian, supaya tidak tertukar juga diberi tanda dengan spidol khusus pakaian, atau dengan tanda lain yang tidak mudah hilang. Hal ini juga berlaku dengan sepatu. Siswa-siswi dilarang menggunakan perhiasan berharga, dan membawa uang dalam jumlah yang tidak wajar.  Alat komunikasi dan berbagai gadget yang dibawa ke sekolah menjadi tanggung jawab siswa-siswi.

Program Unggulan

Ananda Islamic School berkomitmen memberikan pendidikan berkualitas bagi siswa-siswinya, yang untuk itu selain kegiatan bidang akademik siswa-siswi juga difasilitasi dengan  kegiatan tambahan yang dapat mengembangkan minat serta bakat siswa-siswi seperti di bidang musik, olah raga, seni (tari, lukis), ICT, dan kegiatan leadership. Selain itu, tersedia pula program pengembangan minat dan bakat sesuai bidang akademik masing-masing.

Etika Di Lingkungan Sekolah

Seluruh warga sekolah diharapkan dapat menghargai nilai-nilai yang diyakini dan dikembangkan, seperti saling menghargai serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Tindakan bullying (mengintimidasi, mengancam, membuat perasaan orang lain menjadi tidak nyaman, dan tidak tenteram) sangat tidak dibenarkan terjadi di lingkungan sekolah.

Manajemen akan terus mengupayakan, agar siswa-siswi maupun orang dewasa yang terlibat di lingkungan sekolah bisa saling menghargai satu sama lain untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi terjadinya proses kegiatan belajar-mengajar.

Orang tua maupun pengunjung lain yang berada di lingkungan sekolah diharapkan juga mematuhi peraturan yang berlaku, seperti bersikap sopan, dan bagi ibu-ibu pengantar diharap memakai pakaian yang sopan, serta tidak mengganggu jalannya kegiatan belajar-mengajar.

Organisasi Siswa Intra Sekolah  (Student Council)

Sebagai satu di antara bentuk upaya untuk mengembangkan sikap kepemimpinan dan belajar mengenai organisasi, maka dibentuklah kegiatan OSIS, dimana satu di antara programnya adalah isu-isu yang terjaring dari hasil rapat kelas yang kemudian akan dibawa ke rapat staf, untuk kemudian ditindaklanjuti. Dan, tidak menutup kemungkinan untuk berkembang menjadi kebijakan baku sekolah.

Jam Sekolah

Siswa-siswi diwajibkan datang ke sekolah 15 menit sebelum bel sekolah berbunyi. Waktu masuk dan pulang sekolah disesuaikan dengan apa yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah.

Waktu Penjemputan

Mohon orang tua menjemput di jam pulang yang telah ditetapkan [maksimal 15 menit setelah bel pulang], dikarenakan guru mempunyai aktivitas lain setelah pulang sekolah, sehingga tidak maksimal untuk menjaga siswa-siswi dalam waktu yang lebih lama.

Ekstrakurikuler

Extra-curricular dilaksanakan untuk mendukung minat dan bakat siswa-siswi. Selain itu, melalui kegiatan dimaksud, diharapkan akan berkembang pula sikap dan perilaku siswa-siswi yang postif. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan di sekolah. Jenis ekstrakurikuler akan ditetapkan sesuai minat siswa-siswi. Sebelum mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, siswa-siswi diminta untuk mengisi daftar isian ekskul, dan ditandatangani oleh orang tua.

Supervisi (Piket Guru)

Sekolah sangat memerhatikan keselamatan siswa-siswi, baik saat berada di dalam maupun di luar kelas. Untuk itu, sekolah menetapkan jadwal piket guru guna memantau saat siswa-siswi melakukaan aktivitas pada jam istirahat. Hal ini untuk memastikan, bahwa setiap siswa-siswi berperilaku positif, dan untuk mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang dapat terjadi.  Jika usai jam kegiatan belajar (ekstrakurikuler) siswa-siswi terlambat dijemput, maka orang tua diminta segera memberi informasi kepada sekolah, dengan demikian siswa-siswi akan diawasi oleh guru yang ditunjuk sampai dijemput oleh orang tuanya.

Telepon (handphone)

Telepon sekolah adalah untuk kepentingan sekolah, sehingga siswa-siswi tidak dibenarkan untuk menggunakan kecuali dalam keadaan emergensi (darurat), yang tentu saja memerlukan persetujuan dari guru kelas. Sebelum meninggalkan sekolah, siswa-siswi diminta untuk memastikan tidak ada barang pribadi yang tertinggal. Dan, apabila hal terjadi itu, maka konsekuensi logisnya berada di luar tanggung jawab sekolah.

Siswa-siswi tidak diperkenankan menggunakan handphone untuk berkomunikasi saat kegiatan belajar berlangsung. Sebab, hal ini bisa sangat mengganggu. Jika orang tua ingin menghubungi putra-putrinya harus dilakukan pada saat jam istirahat, atau dapat menitipkan pesan kepada bagian administrasi sekolah. Apabila siswa-siswi tidak mematuhi peraturan mengenai penggunaan handphone di dalam kelas, maka orang tua akan diberi tahu oleh pihak sekolah melalui communication book siswa-siswi. Jika hal ini berulang, maka siswa-siswi yang bersangkutan akan dilarang untuk membawa handphone ke sekolah.

Sistem Pembayaran

Pembayaran uang sekolah TK – SD Ananda Islamic School dapat ditransfer melalui rekening resmi sekolah, atas nama Yayasan Ananda Dionita, no. rek BCA : 544.500.6162, dan Mandiri : 118.000.734.2826.

Adapun semua transaksi pembayaran yang telah kami terima tidak dapat dikembalikan/dialihkan dengan alasan apapun.

“Masa depan adalah tempat yang nyaman

untuk bermimpi.”

 

Wassalâmu‘alaikum Warahmatullâhi Wabarakâtuhu.